Menikah itu...

"Menikah itu gampang-gampang susah.."
Begitu dawuh ibu suatu hari kepada ku.
Sepertinya memang bener ya.
Menikah itu pilihan juga sih menurutku.
Mau milih susah atau gampang.
Kita yang menentukan mau ngerasa seperti apa.
Aku sih orangnya dari dulu simple, ga ribet, jadi ya aku milih yang gampang aja lah ya. haha..
Gampangnya gimana susahnya gimana?
Contoh nih, kalian lagi berantem. Kamu ga ngerasa salah. Begitupun dia dan akhirnya kalian diem-dieman.
Kalau mau ambil susahnya, kamu bakal mikirin itu berhari-hari, dongkol sendiri karena nunggu dia minta maaf duluan, suasana rumah jadi kaku, dan banyak hal negatif yang lainnya.
Kalau mau ambil gampangnya, ya ga usah nunggu lama, baikin duluan walaupun ga perlu kita yang minta maaf tapi mulai obrolan supaya suasana membaik dengan sendirinya.
Gampang tapi susah ya? haha..
Ya itu lah yang dimaksud ibu ku, gampang-gampang susahnya.
Tapi kalau milih yang susah dari awal jadinya kan susah susah susah 😂
Makanya menikah itu disebut ibadah seumur hidup, karena emang ada susahnya.
Kalau enak-enak aja mah balik aja ke Pangkuan Allah SWT pasti isinya enak terus 😅
Itu semua normal disetiap rumah tangga kok.
Masalah pasti ada aja dengan siapapun kamu nantinya akan menikah.
Ingat yaa... DENGAN SIAPAPUN..
Jangan berandai-andai kalau kamu gak nikah sama dia pasti ga jadi gini.
Atau kalau aku nikah sama yang itu pasti jadi gini.
Enggaakk..
Karena apa?
Karena gak ada manusia yang sempurna.
Kalau kamu nikah sama yang lain pun, pasti akan ada masalah lain yang timbul dan gak akan ada habisnya meskipun kamu ganti pasangan juga.
Misal pasangan kamu gak terlalu pinter, trs kamu berharap banget punya yang lebih pinter.
Bisa aja kemudian yang pinter itu orangnya gak mau kalah karena ngerasa pinter, emosian, egonya tinggi, gak bisa ngurus rumah karena belajar terus (misal ini cewek), atau masalah yang lainnya.
Jadinya kan timbul masalah baru padahal mau menghindari masalah yang ga terlalu pinter tadi.
So, udah lah.
Intinya menikah itu harus low expectation.
Karena kamu pun harus sadar kalau kamu punya banyak kekurangan yang bisa aja cuma dia yang mau nerima kekurangan kamu dengan lapang dada.
Misal ada yang gak cocok dari pasangan kamu, solusinya bukan cari yang baru.
Tapi harus bisa memperbaiki kekurangan tersebut dan itu perlu kesabaran dan keikhlasan.
Ngerubah orang itu gak gampang.
Coba aja kamu rubah satu sifat diri kamu sendiri, pasti susah.
Apalagi ngerubah orang lain yang sifatnya sudah jadi kebiasaan lama sebelum kamu dan dia bertemu.

Sampai saat ini beberapa kunci pernikahan yang aku simpulkan dari perjalanan rumah tanggaku adalah :
💓 SABAR
Ini pake huruf gede semua karena emang harus gede banget sabarnya. MasyaAllah.. Surga itu gak gratis.. Tapi lillahita´ala aja sih ga usah ngarep surganya, tapi karena Allah nya ;)
💓 Syukur
Yakin, banyak banget sisi baik pasangan kita yang harus kita syukuri. Intinya kalau ada masalah inget2 deh sifat-sifat baik pasangan kamu. Harus menerima apapun kondisi pasangan kamu.
💓 Respek
Ini penting juga lo, dimana ujungnya pasangan akan ngerasa dihargai sama kamu. Apa yang dia ucapkan kamu dengarkan lalu kerjakan, apa yang dia tidak suka kamu jauhi, itu adalah salah satu bentuk dari respek ke pasangan.
💓 Komitmen
Ini berarti kamu selalu ingat bahwa apapun yang akan terjadi pada kamu dan pasangan, kalian akan tetap bersama selamanya :)
💓 Mau Memperbaiki Diri
Kita tau kalau gak ada manusia yang sempurna kan, tapi kita gak boleh berhenti untuk berusaha memperbaiki diri minimal kalau pasangan kamu belum puas kamu sendiri harus merasakan perubahan yang lebih baik dari dirimu. Jadi memperbaiki diri untuk membahagiakan pasangan itu perlu untuk dia dan juga kamu.
💓 Turunkan Gengsi dan Ego
Gak ada gunanya deh kamu mempertahankan gengsi dan ego yang tinggi dihadapan pasangan. Malah bikin kamu capek sendiri dan gak ada untungnya. Sia-sia banget. Pasangan kamu itu ya cerminan diri kamu. Kalian sudah jadi satu jadi buat apa gengsi sama diri kalian juga kan?
Kalau ego dan gengsi sudah turun, kalian akan dengan mudah meminta maaf dan memaafkan saat ada masalah :)
💓 Perhatian
Kalau kamu bukan orang yang romantis, ga perlu sih susah-susah ngerubah diri buat jadi romantis karena itu susah. Minimal perhatian-perhatian kecil misal bantuin kerjaan pasangan, nyiapin kebutuhannya, kasih sentuhan-sentuhan misal kecupan di kening, pelukan atau gandengan tangan, atau beri hadiah waktu ada momen-momen spesial.

Sepertinya itu sih sampai saat ini beberapa poin penting yang harus kita inget supaya rumah tangga kita adem ayem awet dunia dan akhirat. Aaamiiinn...
Eh tapi saya ngomong begini panjang lebar seakan-akan menggurui padahal gak niat sama sekali ini, juga masiiih dalam proses belajar kok sama misua.
Masih lumayan sering lah ada perbedaan pendapat walau ujung-ujungnya saya yang selalu ngalah dan minta maaf. Hahaha..
Saat ini masih slow aja sih saya.. Berusaha slow lebih tepatnya. Hahaha..
Karena apa? Karena saya cuma pingin misua bahagia dan saya berpikiran kalau semua yang saya lakukan asal ikhlas insyaAllah akan dihitung ibadah. Aaamiin..
Semoga rumah tangga kita semua dilindungi oleh Allah SWT yaa... Jangan lupa terus berdoa untuk kita dan pasangan kita 😊

Komentar

Postingan Populer