Open Minded


Assalamualaikum...
Alhamdulillah, sekarang saya sudah berada di tempat baru yang insyaallah jalan saya menuju surga semakin dekat.. Amiin.. *sokbanget
Lagi pingin banyak omong nih.. Disini banyak temen baru, tapi karena saya orangnya ga bisa langsung akrab sama orang baru, jadi sedikit ngomong ama mereka..
Pingin bahas tentang yang ada di judul tulisan ini.. OPEN MINDED..
Berpikir terbuka, ga sempit, ga tertutup, luas dan berhubungan sama yang namanya toleransi.
Hidup di negara orang kaya sekarang yang sedang saya jalani ini harus banget tuh bisa yang namanya toleransi. Sebenarnya sih ga cuma yang hidup di luar negeri aja. Kamu hidup berdua doank, misal sama orang tua, adek, kakak, temen kos, pasangan, harus banget juga saling toleran.
Tapi karena di luar negeri otomatis kita ketemu banyak orang dari banyak negara, banyak agama, banyak ras, banyak faham, banyak bahasa dan lain lain banyaknya itu, kerasa banget lah hawa2 harus toleransi nya.
Gak jaman lah kalau sekarang ini kita hidup individual, gak mau bersosialisasi, ga mau gaul sama orang meskipun beda negara, beda bahasa. Sudah jamannya kita harus kenal yang namanya dunia luar.
Sebagai orang beragama Islam pun ga jaman kalau kamu temenan cuma sama yg Islam aja misalnya. Kalau masih kayak gitu, bisa-bisa gak bakal punya temen disini, karena disini orang islam itu minoritas.
Jadi jangan berpikiran sempit, misal, "Ah, aku ga mau ah temenan sama orang bule-bule itu mereka ga islam, kafir".. Hoii, gaya amat kamu mengkafirkan orang lain, emang situ uda dijamin masuk surga gitu? Emang situ ga punya dosa gitu?
Jangan lah yaa punya pemikiran kaya gitu.. Kita orang Islam harus bisa bergaul sama siapa saja, supaya kita pun bisa ngenalin ke orang-orang kalau Islam itu agama yang damai dan menghargai agama yang lain juga.
Jadi orang Islam itu harus fleksibel. Jangan terlalu kenceng, jangan juga longgar-longgar.
Kalau mau dikencengin misal, kamu ga mau bergaul sama orang beda agama, ga mau berurusan sama mereka, emang yakin kamu ga butuh mereka? Hal kecil aja misal, kamu tinggal di luar negeri trs pakai asuransi. Kalau kamu sakit dan biayanya lebih dari yang udah kamu bayarin, trs sisa buat bayar itu pakai uang siapa hoi? Emang bisa milih, "Pak saya pakai duitnya orang Islam aja yaa. Jangan dari agama lain!!"
Bisa disiram pake air keras habis itu. Wkwk..
Sudahlah, nabung masih pakai Bank aja loh pake gak mau berhubungan sama agama lain. Kalau emang harus kenceng gak boleh juga kamu nabung di Bank, atau beli rumah pake KPR..!!
Tapi, tapi, tapi, yang namanya OPEN MINDED, atau kita bertoleransi sama orang lain, ga harus juga kita setuju dengan apa kata mereka, apa pendapat mereka, apa kepercayaan mereka.
Mentang2 kita open minded, trus kita toleransi dan iya in aja semua omongan mereka masalah agama. Kita gak enak menolak yang salah atau yang dilarang agama atas dasar toleransi. NOOO!!
Sudah terlalu banyak lah kita sebagai manusia melakukan dosa, sudah ga terhitung lagi ampunan Allah juga buat kita. Kita harus tegas menolak yang gak baik atau yang gak bener, supaya ga semakin menumpuk aja lah dosa-dosa kita..
Gak masalah mereka mau bilang kalau kamu gak open minded, atau gak toleransi sama orang, gak masalah.
Yang bermasalah ya saat kita melawan apa yang gak dibolehin sama Allah..
Intinya saat kita berada di luar negeri, banyak banget godaan agar kita jadi gak taat. Contohnya aja sholat 5 waktu.
Kita harus kuat menegakkan sholat 5 waktu, kalau bisa tepat waktu juga, di tengah-tengah orang yang ga sholat, bahkan orang islam yang ga solat juga.
Nuansa islam harus tetep dijaga supaya kita gak ngeremehkan amalan2 atau gak menciptakan dosa-dosa yang mungkin awalnya kecil, tapi kalau ditumpuk udah jadi segede gunung kita juga ga sadar karena MEREMEHKAN.
Gimana caranya supaya nuansa islam bisa tetep kita jaga saat kita ada di luar negeri?
Salah satunya ya cari teman yang mengarahkan kita kesana.. Teman yang bisa diajak menciptakan suasana islam tersebut. Kalau ada teman pasti jadinya semangat. Misalnya adain pengajian bareng.
Milih-milih temen itu ga selamanya jelek. Karena Nabi Muhammad pun menyarankan kita supaya cari teman yang baik. Kalau kita bergaul sama orang penjual parfum, kita akan ikut wangi. Kalau kita bergaul sama orang pandai besi, kita juga akan ikut bau asap. Gitu lah kurang lebih sabdanya..
Milih-milih temen yang baik ini juga ga bisa dibilang kalau kita gak OPEN MINDED lo.
Ya balik lagi sama kayak penjual parfum tadi lah.
Kita mencari teman orang yang seagama dan baik supaya kita ikut terbawa baiknya. Bukan berarti kita gak berteman atau menjauhi orang dengan agama lain kaan.. Kita berteman dengan orang dari berbagai agama, negara dll supaya kita dapat pengalaman lebih banyak. Tapi jangan sampai lupa kalau kita orang Islam, hamba Allah dan harus taat sama Allah SWT.
So balik lagi, kamu jangan takut kalau masih ada yang bilang kamu gak OPEN MINDED, karena kamu memilih teman dari agamanya. Tapi kalian juga gak boleh gak berteman dengan yang berbeda, karena dari perbedaan itu kita bisa belajar banyak hal.
Jangan sampai juga kamu menge-judge orang lain ini itu, karena kamu gak tau apa yang telah dia perbuat kemarin, sekarang atau nanti yang bisa saja penilaian Allah berbeda dengan penilaian kamu ;)
Sekian dulu yaa ceritanya.. Maap kalau panjang kaya Novel. Wkwk.. Semoga bermanfaat meskipun gak tau manfaatnya sebelah mana hahaa..
Wassalamualaikum..

Komentar

Postingan Populer