Study Excursion #Part Wan ^_^
Fiuuh..
Akhirnya perjalanan panjang SE alias Study Excursion kemarin selesai juga.
Bener-bener perjalanan panjang dan cukup melelahkan. Waktu nyampe di tempat sih
ga capek, tapi waktu di bus nya yang pegel semua nih badan. Rute awal sebelum
ada kejadian Jakarta kebanjiran tuh sebenernya ke SEMARANG (Ny. Meneer) -
JAKARTA (RS. Dharmais, Martha Tilaar & Ancol) - BEKASI (Kalbe Farma) - BANDUNG
(Shopping) - YOGYAKARTA (Shopping) - SURABAYA. Tapi apa boleh buat, ibukota
sedang dirundung kebanjiran. Hehee.. Akhirnya rute dirubah, ada yang diganti
dan dihapus. Rute akhirnya jadi seperti ini à SEMARANG
(Ny. Meneer) - BANDUNG (RS. Santo Borromeus & ITB) - BEKASI (Kalbe Farma) -
YOGYAKARTA (Shopping) – SURABAYA. Hyuuk kita telisik satu persatu aktifitasku
di kota2 tersebut J
20
Januari 2013
Diawali
dari kota Surabaya tentunya. Aku berangkat dari kos sekitar pukul 19.00 bersama
ninis dan reri teman kosku. Bus nya katanya bakal ngetem di depan Megister
Manajemen Unair sejak pukul 18.00. Eh, tapi ternyata waktu aku dateng belum ada
bis sama sekali.. Ckckck dasar jam Indonesia :p Tapi aku ga nunggu lama kok
sampai akhirnya bus tiba satu persatu. Oh iya, SE ini diikuti oleh hampir
seluruh anak seangkatan. Jadi busnya ada 4 dari kelas A, B, C dan D. aku di
kelas B J Lalu persiapan2 dari mulai ngasih nama tas biar ga
ketuker waktu dimasukin ke bagasi, nyari tempat duduk, ngerapiin tas biar
duduknya enak, sampai masang headset sambil nunggu teman2 lain yang masih lagi
ribet sama barang bawaannya ato ada yang belum dateng. Musik bagiku penting
banget. Apalagi kalau lagi diem2an ya enaknya ndengerin musik. Perjalanan
panjang yang memakan waktu 4 harian ini kalau ga ada musik pasti garing.
Daan
teeeet, waktunya berangkat. Sekitar pukul 20.30 WIB bus kita mulai beranjak
meninggalkan kota Surabaya yang hot ini.. hehee.. (seharusnyanya di jadwal
berangkat pukul 20.00) Bagusnya, di bus juga disetelin musik yang yaah lumayan
easy listening lah. Jadi sebenarnya ga bawa mp3 sendiri juga ga masalah kalo di
bus musiknya juga enak. Pokoknya ga dangdutan ajee mah oke..
21
Januari 2013
Akhirnya
satu jam, dua jam, tiga jam sampe sekitar enam jam an perjalanan pun berakhir sampai
di ibukota Jawa Tengah à SEMARANG. Sekitar pukul 03.00 lah sampai dan kita
transit di Masjid Agung Semarang buat solat subuh dan mandi. Subhanallah,
baguuuus banget masjidnya itu. Meskipun masih gelap waktu aku sampai di sana,
tapi masjidnya tetep kelihatan baguuus bangeet. Pertama kalinya nih aku kesitu.
Ni gambar masjid yang aku ambil dari pelatarannya yang berkeramik. Disitu ada 4
biji payung raksasa looh.. tapi payungnya masih nutup. Dibukanya kata penjaga
masjidnya kalau hari raya aja. Kelihatan kan ada 4 pilar2 gedee itu. Ya itu
payung raksasanya.
| Masjid Agung waktu subuh.. |
Setelah
siap semuanya dan sudah cantik2 (yang cewek), kita menuju tempat makan buat
sarapan sebelum berangkat. Itu sekitar pukul 06.00. Habis makan ga enak kalau
ga foto-foto lagi, soalnya langitnya sudah mulai cerah dan menunjukkan wajah
asli si Masjid yang semakin kereen kalau kena sinar matahari pagi..
| Masjid Agung dikala padang menjelang.. ^^ |
Itu hanya
sebagian kecil aja dari sisi masjid yang bener2 agung ini. Luas banget pokonya.
Disana ada batu gede yang tingginya 2 meteran. Ga tau batu apa itu. Terus ada
bedug gedee juga. Pelataran masjidnya luaas n baguus banget. Ada menaranya
juga. Ni gambar temen2ku lagi pose di depan menara masjid.
| My Prends in front of menara masjid.. |
Lalu sekitar
pukul 07.30 kita berangkat menuju TKP pertama yaitu pabrik Nyonya Meneer.
| Logo si Nyonya.. |
Perjalanannya
sebentar kok, paling cuma setengah jam. Dan karena pabrik bukanya pukul 09.00,
jadi kita nunggunya cukup lama dan cukup membosankan. Akhirnya kita foto-foto
aja deh. Meskipun waktu berjalan lama dengan suasana pagi semarang yang cukup
terik, pabrik pun di buka dan kita bisa masuk. Waah di dalam ternyata ga kalah
panas. Karena memang ruang pertemuannya ga ber-AC. Di sana kita ngunjungi
museumnya aja. Ga sampe ngelihat proses pembuatan jamunya. Ini nih lukisan si
nyonya penggagas jamu tradisional nyonya meneer itu.
| Nyonya nya canteek... ^^ |
Karena
kita cuma diajak lihat2 museum, ga sampai lihat dalem pabriknya, menurutku
pabriknya tidak banyak aktifitas aka sepi banget. Mungkin proses pembuatannya
ga kelihatan dari luar kali yaa.. Suasananya
ga cukup kondusif juga menurutku buat menerima materi karena panas banget dalam
gedung itu, juga kita sudah cukup bosan menunggu terlalu lama sebelumnya. Kebanyakan
pegawainya perempuan. Produk nyonya meneer kebanyakan masih jamu trasdisional.
Yang sudah fitofarmaka cuma satu, Rheumaneer. Untuk asam urat sepertinya.
Setelah
itu, sekitar pukul 11.00 kita lanjut menuju taman jamu di semarang juga. Tapi
karena hujan deras maka acara tersebut dibatalkan dan kita langsung menuju ke Bandung
si kota hujan.
22
Januari 2013
Akhirnya
setelah perjalanan sekitar 13 jam dengan transit makan siang dan malam, sekitar
pukul 01.00 dini hari kita sampai di Bandung. Brrr dingiiin bangeet hawanya.
Bener kayaknya kata orang-orang kalau Bandung lebih parah dinginnya dari
Malang. Kita istirahat di wisma Telkom dulu untuk persiapan menuju RS.
Boroomeus dll. Setelah mandi (air duiingin), packing dan sarapan kita langsung
menuju TKP masing-masing (ada yang ke Sanbe Farma dan LAFI AU) sekitar pukul
08.00. Hanya butuh waktu 30 menit-an sampai deh di tempat.
| Plang ke RS borromeus.. Belok kiri sampeek.. |
Di
sana kita disambut hangat oleh pihak rumah sakit. Orang Bandung teh memang
sae-sae J Hebatnya kepala bagian farmasinya alumni Unair
looh.. Rumah sakitnya bagus, bersih dan teratur banget. Jauh deh kalo
dibandingkan sama Dr. Sutomo yang kacau.. hehee.. Sayangnya peran farmasis untuk pasien di sini
tidak seperti teori di kampus yang katanya selalu dilibatkan dalam penentuan
terapi pasien. Kalau masalah ini, sepertinya Dr. sutomo yang lebih maju J Kelebihan RS ini aku pikir ada di manajemen RS nya
yang teratur sehingga pasiennya banyak tapi tidak terlihat berantakan. Di sana
kita juga diajak melihat-lihat bagian farmasinya mulai dari gudang obat sampai
ruangan obat dan penyerahan obat di tiap-tiap gedung. Ada 4 gedung di RS ini. Apoteker
di RS ini tidak banyak, malah lebih banyak AA nya. Perbandingannya mungkin 1:9.
Katanya sih memang RS sedang kekurangan tenaga apoteker. Tapi sayangnya aku ga
tertarik sama apoteker rumah sakit. Hehe..
| Situasi Ruang Farmasi RS Borromeus.. Antreee... |
Setelah
capek keliling RS untuk melihat pusat-pusat farmasinya, lalu ada sesi tanya
jawab dan yang ditunggu-tunggu makan siang pun menyambut kita J Sekitar pukul 13.00 kita beranjak menuju lokasi
selanjutnya à SEKOLAH FARMASI ITB. Letaknya hanya beberapa meter
dari RS. Jadi kita jalan kaki ke sana. Weeew ITB beda banget sama Unair. Banyak
pohon-pohon besar yang menaunginya sampai-sampai panas matahari ga diberi
kesempatan untuk menterik mahasiswanya. Adeem, sejuuk, angiin sepoi-sepoi,
asiik banget pokoknya.
| Jalanan menuju SF ITB.. Rindangnyoo... Aseek :) |
Sekolah
farmasinya terletak cukup belakang dari ITB. Jadi kita harus berjalan dulu
beberapa meter ke sana. Waktu itu hari kerja jadi cukup ramai oleh mahasiswa
dengan kesibukannya masing-masing. Akhirnya sampai juga di lokasi.
| SF ITB... *ketutupan sulurr.. |
Seperti
biasa sampai di sana ada sambutan2 lalu kita diajak tour the lab oleh adik2 HIMA nya farmasi ITB. Ada banyak lab di
sana, katanya sih 15. Tapi kecil2 ukurannya. Kalau farmasi Unair kan Labnya ga
banyak tapi buesar-buesar J Di ITB ini bagusnya penjurusan antara industri dan
rumah sakit sudah sejak semester 3. Jadi selanjutnya lebih fokus ke bidangnya
masing-masing. Kalau di Unair kan baru profesi ada penjuruasannya. Jadi kita di
Unair dituntut mempelajari semuanya waktu S1 sehingga tidak fokus. Hmm, semua
hal pasti ada kurang dan lebihnya. Setelah
capek tour the lab kita langsung
pamit karena setelah ini agendanya ada yang ke Trans Studio Bandung (TSB) dan
ada yang shopping. Ada beberapa
kendala waktu agenda ini dan akhirnya molor beberapa jam. Di jalan macet juga
soalnya waktu pulang. Kita menuju Hotel POP dulu buat naruh barang-barang. Oiya
aku sama teman2 kebanyakan lebih memilih shopping
dari pada ke TSB. Mahal dan waktunya cuma sebentar soalnya kalau ke TSB. Jadi
kita lebih milih uangnya dibuat beli baju.. hahahaa.. Ada yang harus di skip waktu shopping2 di Bandung ini karena ada kejadian yang tidak
menyenangkan yang harus dilupakan dan aku ga mau cerita. Tapi aku ga akan
pernah bisa lupa sama kejadian bahkan TKP nya juga ga akan bisa lupa L Wah ternyata mahal2 baju2 yang dijual di Bandung
ini. Apa mungkin tempatnya aja ya yang ga pas. Aku juga ga tau dan akhirnya aku
sama temen2 cuma keluar masuk aja dari tiap-tiap toko baju di sana. Malahan
kita lebih tertarik sama kaos-kaos oblong yang dijual di pinggir jalan coz
lebih murah meriah. Hehee.. Aku beli 4 biji buat aku, mas Zakiy, dek Sholly
sama Dek Difla. Sudah itu aja terus balik deh ke bis. Sekitar pukul 22.00 bis
kita cabut dari jalan Riau menuju Hotel POP tempat kita istirahat. Hotelnya
asik banget, sama kayak namanya POP banget deh pokonya. Sampai di hotel ga bisa
ngapa-ngapain lagi, setelah bersih2 diri langsung menuju kasur..zzZZzz..
23
Januari 2013
Alhamdulillah,
selama perjalanan SE ini, baru di Bandung ini tidur yang paling nyenyak dan
hebat.. hahahaa.. Tidur di hotel bagus cuuy.. (katrok dikit). Bangun-bangun
sudah jam 06.00 (lagi dapet bonus) dan disambut sama pemandangan di jendela
yang luarrr biasa. Setelah bangun aku langsung mandi n siap2 buat sarapan dan
chek out. Tujuan hari ini adalah ke Bekasi tepatnya di daerah Cikarang. Kita
mau ke Kalbe Farma niih J Dari Hotel menuju Kalbe memakan waktu sekitar 2,5
jam. Yak, sekitar pukul 12.30 kita sampai.. Besaaaar nyaa iniih pabrik.
| Bagian depan-atas-pojok-kiri gedung Kalbe Farma.. ^^ |
Hmm.. Rasa-rasanya ceritanya mesti disambung lain waktu yaa.. Sudah agak bosan karena
perjalanan cerita masih panjaang dan juga si proposal sudah menjerit-jerit
minta direvisi..hohoo.. Okeeh, tunggu episode trakhirnyaa yaa.. Pasti lebih
seruuuu J
Komentar
Posting Komentar